Menerka Gaya Main Timnas Indonesia Di Era Simon McMenemy

Menerka Gaya Main Timnas Indonesia Di Era Simon McMenemy

Menerka Gaya Main Timnas Indonesia Di Era Simon McMenemy
Menerka Gaya Main Timnas Indonesia Di Era Simon McMenemy

Hallo warganet kharismanews.com, kali ini admin akan sedikit membahas gaya main Timnas Indonesia setelah adanya penunjukan Simon McMenemy sebagai Pelatih Timnas Indonesia menggantikan Bima Sakti yang gagal melaju dari fase grup pada ajang Piala AFF 2018 lalu. Tentunya ini hanya prediksi admin semata, apapun nanti yang diterapkan oleh Simon McMenemy, admin sih optimis timnas akan bakal lebih kuat & semoga juga lebih berprestasi. Lansung saja simak ulasan dibawah ini.

1. Mematangkan Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia)

Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia) jelas akan tetap menjadi konsep dasar permainan Timnas Indonesia. Penguasaan bola yang kuat dan aliran bola yang cepat sepertinya tetap dipertahankan. Kelebihan Simon McMenemy di sini yaitu kecerdikannya dalam mengembangkan variasi permainan. Misalnya dari sisi formasi, mantan pelatih Timnas Filipina ini seringkali menggunakan formasi berbeda di setiap laga, mulai dari sistem 4-4-2, 4-3-3, 4-2-3-1, hingga 3-4-3, tergantung dari karakter lawannya. Hal tersebut tentu bagus & dapat lebih mematangkan karakter Filanesia yang sedang dibangun timnas saat ini.

2. Kombinasi Senior-Junior

Simon McMenemy¬† dikenal sebagai sosok pelatih yang tidak ragu memberi kepercayaan kepada pemain-pemain muda. Hal tersebut tentu sangat bagus, mengingat saat ini timnas sedang melakukan regenerasi skuad. Walau demikian, tidak seperti skuad di AFF 2018 lalu yang dianggap “terlalu muda”, komposisi pemain di era Simon kemungkinan akan lebih berimbang antara pemain senior dan junior.

3. Menggunakan Deep-Lying Forward

Striker tipe deep-lying forward adalah tipikal striker yang sering menjemput bola kelini tengah lalu membagi bola ke rekan setimnya di lini kedua, mampu menahan bola sambil menunggu rekannya naik membantu serangan. Hal itu bisa kita lihat dari striker pilihan Simon semenjak menangani Bhayangkara FC. Mulai dari Ilija Spasojevic, David da Silva, Herman Dzumafo, hingga Marinus Manewar yang ke semuanya adalah striker bertipe deep-lying forward.

4. Sayap Lebih Ofensif

Hal yang paling menarik dinanti yaitu pilihan di sisi sayap. Apabila diperhatikan saat mengarsiteki Bhayangkara FC, Simon bahkan seringkali tidak bermain dengan sayap murni. Namun dengan melimpahnya sayap berkualitas di Indonesia, kondisi itu tentu akan dimaksimalkannya. Kalau boleh memprediksi, sepertinya Simon McMenemy cenderung lebih menyukai pemain sayap yang lebih taktis dan memiliki naluro gol yang tinggi. Pemain bertipikal forward winger seperti Syamsul Arif atau Boaz Solossa, serta tipe inverted winger seperti Saddil Ramdani atau Esteban Vizcarra munkin akan mendapatkan lebih banyak kesempatan. Berbeda dengan Luis Milla, Simon akan membuat pemain sayap lebih agresif  dan bergerak lebih dekat ke gawang.

5. Menggunakan Anchor

Dengan kemungkinan bahwa Simon McMenemy akan mendorong sayap lebih agresif, maka lini tengah harus mempunyai kemampuan bertahan yang lebih baik untuk menutup ruang kosong yang ditinggalkan pemain sayap. Anchor bertugas untuk membantu pertahanan. Posisinya berada di depan bek, memiliki kemampuan untuk memutus seranagan lawan lalu mengalirkan bola ke depan. Sebagai gambaran, mungkin lini tengah timnas dibawah asuhan Simon akan lebih mirip dengan sistem yang digunakan Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-16 (dengan Brylian Aldama sebagai poros) ketimbang sistem yang digunakan oleh Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19 (Syahrian AbimanyuM Luthfi Kamal diposisikan sejajar).

6. Pertahanan Rapat

Secara sistem, sektor pertahanan mungkin tidak akan banyak perbedaan dengan apa yang ditampilkan di era Luis Milla. Kedisiplinan jadi kunci kesolidan pertahanan. Full-back akan rajin membantu ke depan membantu serangan. Sepertinya Simon akan memanggil banyak wajah baru untuk mendapatkan komposisi terbaik di sektor ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *