9 Makanan Penghilang Darah Tinggi

9 Makanan Penghilang Darah Tinggi

darah tinggi

kharismanews.comHipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, adalah kondisi tekanan darah di arteri meningkat. Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki kontrol tekanan darah. Berikut makanan yang harus dihindari untuk mengontrol agar tekanan darah tidak tinggi :

1. Makanan yang Mengandung Banyak Garam

Jika kamu menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya batasi konsumsi garam. Sodium dalam garam dapat mempengaruhi ginjal, jantung, arteri dan otak karena adanya tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan arteri menegang, yang pada akhirnya menyebabkan penyempitan arteri. Selanjutnya, jika telalu banyak asupan sodium, bisa merusak arteri yang terhubung ke jantung. Oleh karena itu, lebih baik mengkonsumsi garam kurang dari 2,3 mg dalam sehari.

2. Makanan Kaleng

Makanan kaleng seperti kacang kalangan, sup, dan mie, mangandung garam dalam jumlah tinggi. Hal ini disebabkan untuk membuat produk makanan tetap awet sampai dikonsumsi. Jadi, jika kamu mengonsumsi kacang kalengan, kamu bisa membilasnya dengann air, serta keluarkan garam dalam jumlah yang cukup. Kamu juga bisa mengurangi konsumsi sup kalengan dengan memasak sendiri di rumah.

3. Makanan Olahan

Makanan olahan seperti ayam beku daging sapi, ikan dan sebagainya, ayam siap saji, nugget kentang goreng, mengandung sodium yang tinggi untuk mendukung proses pengawetan. Makanan seperti itu memang enak untuk dikonsmsi dan menghemat waktu saat menyajikannya, tapi alangkah lebih baik untuk membeli produk yang masih segar dari pasar.

4. Makanan Manis

Di pasaran, banyak beredar produk yang mengandung kadar gula yang tinggi, baik itu alami maupun yang buatan. Kelebihan konsumsi gula dapat menyebabkan penambahan berat badan dan menambah kalori ekstra. Untuk orang yang menderita hipertensi, sebaiknya menghindari makanan manis karena akan menyebabkan obesitas yang dapat meningkatkan tekanan darah.

5. Soft Drink

Minuman ini mengandung soda berkarbonasi dan memiliki kadar gula yang tinggi di dalamnya. Soft drink memiliki kadar gula lebih tinggi daripada coklat. Jika kamu mengonsumsi minuman ini terlalu banyak, maka akan menyebabkan obesitas yang dapat meningkatkan tekanan darah. Lebih baik kamu mengganti minuman ini dengan jus segar tanpa gula.

6. Kue Kering

Kue kering merupakan favorit sepanjang massa, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Walau makanan ini rasanya enak, produk ini berbahaya untuk penderita hipertensi. Hal ini karena makanan semacam kue kering memiliki gula tinggi di dalamnya, yang mampu menyebabkan penambahan berat badan.

7. Makanan Berlemak Jenuh

Makanan mengandung lemak jenuh dan lemak trans Lemak jenuh dan lemak trans merupakan dua musuh utama yang menjadi pantangan darah tinggi. Salah satu makanan yang banyak disukai yang yang kaya akan lemak jenuh adalah kulit ayam. Selain itu, beberapa jenis makanan kaya lemak jenuh termasuk daging merah, mentega, dan susu tinggi lemak. Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans adalah kabar buruk bagi penderita tekanan darah tinggi. Keduanya dapat meningkatkan kandungan LDL atau kolesterol jahat. Melonjaknya kadar kolesterol jahat menjadikan kondisi penderita tekanan darah tinggi semakin memburuk, dan rentan terkena penyakit jantung koroner.

8. Kopi dan Minuman Berkafein

Kopi dan minuman berkafein lainnya Tidak hanya makanan yang menjadi pantangan darah tinggi, ada juga minuman yang perlu menjadi perhatian, yaitu kopi, teh, dan soda. Ketiga minuman tersebut mengandung kafein yang dapat berkontribusi buruk bagi penderita hipertensi. Kafein adalah zat yang mampu menaikkan kadar tekanan darah secara sementara. Penderita tekanan darah tinggi sebaiknya menanyakan kepada dokter apakah perlu membatasi minuman berkafein atau tidak. Tapi, sebaiknya membatasi minuman tersebut hanya 200 mg per hari pasti menjadi pilihan yang bijak. Jumlah tersebut setara dengan secangkir kopi racik (brewed coffee) dengan kapasitas 355 ml.

9. Acar

Mungkin banyak yang menyukai makanan yang dilengkapi dengan acar sayuran. Namun, biasanya agar tahan lama dan enak, acar biasanya diberi garam. Tentu kandungan garam berlebihan dapat berefek buruk bagi kesehatan penderita hipertensi. Sebagai langkah antisipasi, acar yang bisa dijadikan pilihan adalah acar mengandung garam di bawah 100 miligram.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *